Aku Masih Utuh dan Kata-kata Belum Binasa     aku bukan artis pembuat berita tapi aku memang selalu kabar buruk buat penguasa puisiku bukan puisi tapi kata-kata gelap yang berkeringat dan berdesakan mencari jalan ia tak mati-mati meski bola mataku diganti ia t ...

    BUKAN KATA BARU     ada kata baru kapitalis, baru? Ah tidak, tidak sudah lama kita dihisap bukan kata baru, bukan kita dibayar murah sudah lama, sudah lama sudah lama kita saksikan buruh mogok dia telpon kodim, pangdam datang senjata sebataliyon kita dibungkam ...

Pesan sang Ibu Tatkala aku menyarungkan pedang Dan bersimpuh di atas pangkuanmu, Tertumpah rasa kerinduanku pada sang Ibu Tangannya yang halus mulus membelai kepalaku, bergetarlah seluruh jiwa ragaku Musnahlah seluruh api semangat juangku Namun sang Ibu berkata” Anakku sayang, apabila ka ...

—————- TAMBAHAN ————— PENYAIR jika tak ada mesin ketikaku akan menulis dengan tanganjika tak ada tinta hitamaku akan menulis dengan arangjika tak ada kertasaku akan menulis pada dindingjika aku menulis dilarangaku akan menulis dengantetes ...

Puisi Menolak Patuh    walau penguasa menyatakan keadaan darurat dan memberlakukan jam malam kegembiraanku tak akan berubah seperti kupu-kupu sayapnya tetap indah meski air kali keruh pertarungan para jendral tak ada sangkut pautnya dengan kebahagiaanku seperti cuaca yang ...

    Merontokkan Pidato     bermingu-minggu ratusan jam aku dipaksa akrab dengan sudut-sudut kamar lobang-lobang udara lalat semut dan kecoa tapi catatlah mereka gagal memaksaku aku tak akan mengakui kesalahanku karena berpikir merdeka bukanlah kesalahan buka ...

Puisi Sikap  maunya mulutmu bicara terus tapi telingamu tak mau mendengar maumu aku ini jadi pendengar terus bisu kamu memang punya tank tapi salah besar kamu kalau karena itu aku lantas manut andai benar ada kehidupan lagi nanti setelah kehidupan ini maka akan kuceritakan kep ...

Derita Sudah Naik Seleher  kaulempar aku dalam gelap hingga hidupku menjadi gelap kausiksa aku sangat keras hingga aku makin mengeras kau paksa aku terus menunduk tapi keputusan tambah tegak darah sudah kau teteskan dari bibirku luka sudah kau bilurkan ke sekujur tubuhku cahaya s ...

  Kucing, Ikan Asin dan Aku    seekor kucing kurus menggondol ikan asin laukku untuk siang ini aku meloncat kuraih pisau biar kubacok dia biar mampus! ia tak lari tapi mendongak menatapku tajam mendadak lunglai tanganku -aku melihat diriku sendiri lalu kami be ...

  Gentong Kosong     parit susut tanah kerontang langit mengkilau perak matahari menggosongkan pipi gentong kosong beras segelas cuma masak apa kita hari ini? pakis-pakis hijau bawang putih dan garam kepadamu kami berterimakasih atas jawabanmu pada sang lapar hari ...

Kota ini Milik Kalian    di belakang gedung-gedung tinggi kalian boleh tinggal kalian bebas tidur di mana-mana kapan saja kalian bebas bangun sewaktu kalian mau jika kedinginan karena gerimis atau hujan kalian bisa mencari hangat di sana ada restoran kalian bisa tidur dekat ...

Mendongkel Orang-Orang Pintar    kudongkel keluar orang-orang pintar dari dalam kepalaku aku tak tergetar lagi oleh mulut-mulut orang pintar yang bersemangat ketika berbicara dunia bergerak bukan karena omongan para pembicara dalam ruang seminar yang ucapannya dimuat di ha ...

Apa Yang Berharga Dari Puisiku  apa yang berharga dari puisiku kalau adikku tak berangkat sekolah karena belum membayar SPP apa yang berharga dari puisiku kalau becak bapakku tiba-tiba rusak jika nasi harus dibeli dengan uang jika kami harus makan dan jika yang dimakan tidak ada? ...

  Gunungbatu  gunungbatu desa yang melahirkan laki-laki kuli-kuli perkebunan seharian memikul kerja setiap pagi makin bungkuk dijaga mandor dan traktor delapan ratus gaji sehari di rumah ditunggu mulut perut anak istri gunungbatu desa yang melahirkan laki-laki pencuri- ...

  Sajak Tapi Sayang     kembang dari pinggir jalan kembang yang tumbuh di tembok tembok selokan kupindah kutanam di halaman depan anakku senang bojoku senang tapi sayang bojoku ingin nanam lombok anakku ingin kolam ikan tapi sayang setelah sewa rumah habis kami har ...

  Tanah  tanah mestinya di bagi-bagi jika cuma segelintir orang yang menguasai bagaimana hari esok kamu tani tanah mestinya ditanami sebab hidup tidak hanya hari ini jika sawah diratakan rimbun semak pohon dirubuhkan apa yang kita harap dari cerobong asap besi hari ini ak ...

  Sajak Tikar Plastik-Tikar Pandan   tikar plastik tikar pandan kita duduk berhadapan tikar plastik tikar pandan lambang dua kekuatan tikar plastik bikinan pabrik tikar pandan dianyam tangan tikar plastik makin mendesak tikar pandan bertahan kalian duduk di mana? solo, ap ...

  Lumut  dalam gang pikiranku menggumam seperti kemarin saja kini los rumah yang dulu kami tempati jadi bangunan berpagar tembok tinggi aku jalan lagi melewati rumah yang pernah disewa Riyanto buruh kawan sekerjaku ke mana lagi dia sekeluarga rumah itu kini gantian di sew ...

  Pasar Malam Sriwedari  beli karcis di loket pengemis tua muda anak-anak mengulurkan tangan masuk arena corong-corong berteriak udara terang benderang tapi sesak di stand perusahaan rokok besar perempuan montok menawarkan dagangannya di stand jamu tradisionil kere-kere d ...

    Jalan  aspal leleh tengah hari silau aku oleh sinar matahari gedung-gedung baru berdiri arsitektur lama satu-satu hilang dimakan pembangunan jalan kiri kanan dilebarkan becak-becak melompong di pinggiran yang jalan kaki yang digenjot yang jalan bensin semua ingi ...

    Sajak Setumbu Nasi Sepanci Sayur     setumbu nasi sepanci sayur kobis renungan hari ini berjongkok di dapur angan terbuka seperti layar bioskop bising mesin bis kota merdeka berlaga di jalan raya becak-becak berpeluh melawan jalan raya siapa pengatur jalan ...

Aku Lebih Suka Dagelan    di radio aku mendengar berita katanya partisipasi politik rakyat kita sangat menggembirakan tapi kudengar dari mulut seorang kawanku dia diinterogasi dipanggil gurunya karena ikut kampanye PDI dan di kampungku ibu RT tak mau menegor sapa warganya ha ...

Sajak Kota       kota macam apa yang kita bangun mimpi siapa yang ditanam di benak rakyat siapa yang merencanakan lampu-lampu menyibak jalan raya dilicinkan di aspal oleh uang rakyat motor-motor mulus meluncur merek-merek iklan di atap gedung menyala berjejer-jeje ...

Reportase dari Puskesmas      barangkali karena ikan laut yang kumakan ya barangkali ikan laut. seminggu ini tubuhku gatal-gatal ya.. gatal-gatal karena itu dengan lima ratus rupiah aku daftarkan diri ke loket, ternyata cuma seratus lima puluh murah sekali oo.. murah s ...

  Catatan Hari Ini  aku nganggur lagi semalam ibu tidur di kursi jam dua lebih aku menulis puisi aku duduk menghadap meja ibu kelap-kelip matanya ngitung utang jam enam sore: bapak pulang kerja setelah makan sepiring lalu mandi tanpa sabun tadi siang ibu tanya padaku: kap ...

Gumam Sehari-hari     di ujung sana ada pabrik roti kami beli yang remah-remah karena murah di ujung sana ada tempat penyembelihan sapi dan kami kebagian bau kotoran air selokan dan tai di ujung sana ada perusahaan daging abon setiap pagi kami beli kuahnya dimasak campur s ...

  Catatan Suram  kucing hitam jalan pelan meloncat turun dari atap tiga orang muncul dalam gelap sembunyi menggenggam besi kucing hitam jalan pelan-pelan diikuti bayang-bayang ketika sampai di mulut gang tiga orang menggeram melepaskan pukulan bulan disaput awan meremang ...

Megatruh Solidaritas       akulah bocah cilik itu kini aku datang kepada dirimu akan kuceritakan masa kanak-kanakmu akulah bocah cilik itu yang tak berani pulang karena mencuri uang simbok untuk beli benang layang-layang akulah bocah cilik itu yang menjual gelang sim ...

              Lingkungan Kita Si Mulut Besar  lingkungan kita si mulut besar dihuni lintah-lintah yang kenyang menghisap darah keringat tetangga dan anjing-anjing yang taat beribadah menyingkiri para panganggur yang mabuk minuman murahan li ...

Hujan     mendung hitam tebal masukkan itu jemuran dan bantal-bantal periksa lagi genting-genting barangkali bocornya pindah udara gerah ruangan gelap listrik tak nyala mana anak kita? hujan akan lebat lagi nampaknya semoga tanpa angin keras burung-burung parkit itu ma ...

Tetangga Sebelahku    tetangga sebelahku pintar bikin suling bambu dan memainkan banyak lagu tetangga sebelahku kerap pinjam gitar nyanyi sama anak-anaknya kuping sebelahnya rusak dipopor senapan tetangga sebelahku hidup bagai dalam benteng melongok-longok selalu membaca ...

Ceritakanlah Ini Kepada Siapa Pun    panas campur debu terbawa angin ke mana-mana koran hari ini memberitakan kedungombo menyusut kekeringan korban pembangunan dam muncul kembali ke permukaan tanah-tanah bengkah pohon-pohon besar malang-melintang makam-makam bangkit dari in ...

Batas Panggung  kepada para pelaku ini adalah daerah kekuasaan kami jangan lewati batas ini jangan campuri apa yang terjadi di sini karena kalian penonton kalian adalah orang luar jangan rubah cerita yang telah kami susun jangan belokkan jalan cerita yang telah kami rencanakan ka ...

Jalan Slamet Riyadi Solo   dulu kanan dan kiri jalan ini pohon-pohon asam besar melulu saban lebaran dengan teman sekampung jalan berombongan ke taman sriwedari nonton gajah banyak yang berubah kini ada holland bakery ada diskotik ada taksi gajahnya juga sudah dipindah loteng-l ...

Catatan 88  saban malam dendam dipendam protes diam-diam dibungkus gurauan saban malam menyanyi menyabarkan diri bau tembakau dan keringat di badan campur aduk dengan kegelisahan saban malam mencoba bertahan menghadapi kebosanan menegakkan diri dengan harapan-harapan dan sen ...

Sajak Kepada Bung Dadi   ini tanahmu juga rumah-rumah yang berdesakan manusia dan nestapa kampung halaman gadis-gadis muda buruh-buruh berangkat pagi pulang sore dengan gaji tak pantas kampung orang-orang kecil yang dibikin bingung oleh surat-surat izin dan kebijaksanaan dibiki ...

Sajak Ibu   ibu pernah mengusirku minggat dari rumah tetapi menangis ketika aku susah ibu tak bisa memejamkan mata bila adikku tak bisa tidur karena lapar ibu akan marah besar bila kami merebut jatah makan yang bukan hak kami ibuku memberi pelajaran keadilan dengan kasih sayang ...

Sajak Bagong                        (Bagong bukan yang ini)   bagong namanya tantanglah berkelahi kepalamu pasti dikepruk batu bawalah whisky bahumu pasti ditepuk-tepuk gembira ajaklah omong tapi jangan khotbah ia akan ...

Sajak Bapak Tua   bapak tua kulitnya coklat dibakar matahari kota jidatnya berlipat-lipat seperti sobekan luka pipinya gosong disapu angin panas tenaganya dikuras di jalan raya siang tadi sekarang bapak mendengkur dan ketika bayangan esok pagi datang di dalam kepalaku bis tingk ...

Ucapkan Kata-Katamu     jika kau tak sanggup lagi bertanya kau akan ditenggelamkan keputusan-keputusan jika kau tahan kata-katamu mulutmu tak bisa mengucapkan apa maumu terampas kau akan diperlakukan seperti batu dibuang dipungut atau dicabut seperti rumput atau menganga di ...

  Catatan  udara AC asing di tubuhku mataku bingung melihat deretan buku-buku sastra dan buku-buku tebal intelektual terkemuka tetapi harganya Ooo.. aku ternganga musik stereo mengitariku penjaga stand cantik-cantik sandal jepit dan ubin mengkilat betapa jauh jarak kami ...

Catatan Malam   anjing nyalak lampuku padam aku nelentang sendirian kepala di bantal pikiran menerawang membayang pernikahan (pacarku buruh harganya tak lebih dua ratus rupiah per jam) kukibaskan pikiran tadi dalam gelap makin pekat aku ini penyair miskin tapi kekasihku cinta ...

Suara Dari Rumah-Rumah Miring di sini kamu bisa menikmati cicit tikus di dalam rumah miring ini kami mencium selokan dan sampan bagi kami setiap hari adalah kebisingan di sini kami berdesak-desakan dan berkeringat bersama tumpukan gombal-gombal dan piring-piring di sini kami bersetubuh ...

  Riwayat  seperti tanah lempung pinggir kampung masa laluku kuaduk-aduk kubikin bentuk-bentuk patung peringatan berkali-kali kuhancurkan kubentuk lagi kuhancurkan kubentuk lagi patungku tak jadi-jadi aku ingin sempurna patungku tak jadi-jadi lihat! diriku makin bel ...

Monumen Bambu Runcing   monumen bambu runcing di tengah kota menuding dan berteriak merdeka di kakinya tak jemu juga pedagang kaki lima berderet-deret walau berulang-ulang dihalau petugas ketertiban semarang, 1 maret 86   ...

Pulanglah Nang   pulanglah nang jangan dolanan sama si kuncung si kuncung memang nakal nanti bajumu kotor lagi disirami air selokan pulanglah nang nanti kamu manangis lagi jangan dolanan sama anaknya pak kerto si bejo memang mbeling kukunya hitam panjang-panjang kalau makan ti ...

  Tadinya aku pingin bilangaku butuh rumahtapi lantas kugantidengan kalimatSETIAP ORANG BUTUH TANAHingat: Setiap orangaku berpikirtentang sebuah gerakantapi mana mungkinaku nuntut sendirian aku bukan orang suciyang bisa hidup dari sekepal nasidan air sekendiaku butuh celana dan bajuuntuk m ...

jalan raya dilebarkankami terusirmendirikan kampungdigusurkami pindah-pindahmenempel di tembok-tembokdicabutterbuangkami rumputbutuh tanahdengar!Ayo gabung ke kamiBiar jadi mimpi buruk presiden!   ...

Jika rakyat pergiKetika penguasa pidatoKita harus hati-hatiBarangkali mereka putus asa Kalau rakyat bersembunyiDan berbisik-bisikKetika membicarakan masalahnya sendiriPenguasa harus waspada dan belajar mendengar Bila rakyat berani mengeluhItu artinya sudah gawatDan bila omongan penguasaTidak b ...

                                             (ini bukan Suti)   Suti tidak kerja lagipucat ia duduk dekat amben-nyaSuti di rumah sajatidak ke pabrik tidak ke mana-manaSuti tida ...

ayo keluar keliling kotatak perlu ongkos tak perlu biayamasuk toko perbelanjaan tingkat limatak beli tak apalihat-lihat saja kalau pingin durianapel-pisang-rambutan-anggurayo..kita bisa mencium baunyamengumbar hidung cuma-cumatak perlu ongkos tak perlu biayadi kota kitabuah macam apaasal mana saj ...

masuk tokoyang pertama kurasa adalah cahayayang terang benderangtak seperti jalan-jalan sempitdi kampungku yang gelapsorot mata para penjagadan lampu-lampu yang mengitarikuseperti sengaja hendak menunjukkandari mana asalkuaku melihat kakiku – jari-jarinya bergerakaku melihat sandal jepitkuak ...

leuwigajah tak mau berhenti dari pagi sampai pagi bis-bis-mobil pengangkut tenaga murah bikin gemetar jalan-jalandan debu-debu tebal membumbungmesin-mesin tak mau berhentimembangunkan buruh tak berkamar-manditanpa jendela tanpa cahaya mataharijejer berjejer alas tikarlantai dinding dingin lem ...

SEHARI SAJA KAWAN     Satu kawan bawa tiga kawanMasing-masing nggandeng lima kawanSudah berapa kita punya kawan Satu kawan bawa tiga kawanMasing-masing bawa lima kawanKalau kita satu pabrik bayangkan kawan Kalau kita satu hati kawanSatu tuntutan bersatu suaraSatu pabrik satu kekuata ...

  Tidak tergantung kepada Departemen Tenaga KerjaSemakin hari semakin nyata nasib di tangankuTidak diubah oleh siapapunTidak juga akan dirubah oleh Tuhan Pemilik SurgaApakah ini menyakitkan? entahlah !Aku tak menyumpahi rahim ibuku lagiSebab pasti malam tidak akan berubah menjadi pagiHanya d ...

Seumpama bunga Kami adalah bunga yang takKau hendaki tumbuhEngkau lebih suka membangunRumah dan merampas tanahSeumpama bungaKami adalah bunga yang takKau kehendaki adanyaEngkau lebih suka membangunJalan raya dan pagar besiSeumpama bungaKami adalah bunga yangDirontokkan di bumi kami sendiri Jika ...

Oleh Widji Thukuldi batas desapagi – pagidijemput trukdihitung seperti pesakitandiangkut ke pabrikbegitu seterusnyamesin terus berputarpabrik harus berproduksipulang malambadan loyonasi dinginbagaimana kalau anak sakitbagaimana obatbagaimana dokterbagaimana rumah sakitbagaimana uangbagaimana g ...

MAKIN TERANG BAGI KAMIPuisi Widji ThukulTempat pertemuan kami sempitbola lampu kecil cahaya sedikittapi makin terang bagi kamitangerang - solo - jakarta kawan kamiKami satu : buruhkami punya tenagaTempat pertemuan kami sempitdi langit bintang kelap-keliptapi makin terang bagi kamibanyak pemogokan ...

E D A NPuisi Widji ThukulSudah dengan cerita mursilah?edan!dia dituduh malingkarena mengumpulkan serpihan kaindia sambung-sambung jadi mukenauntuk sembahyangpadahal mukena tak dibawa pulangpadahal mukena dia tarohdi tempat kerjaedan!sudah diperasdituduh maling pulaSudah dengan cerita santi?edan!kare ...

test

    aktifkan javascript dan gunakan browser terbaru untuk tampilan optimal