Lukisan Grafiti Terbuat Dari Lumut
Lukisan Grafiti Terbuat Dari Lumut

Di Kota kita sering sekali menjumpai bentuk seni di jalanan ataupun tembok-tembokbahkan di tempat umumyang biasa kita sebut dengan grafiti. Grafiti adalah bentuk street art atau seni jalanan yang menjadi bagian dari budaya kontemporer.

 Grafiti biasa dibuat dengan menggunakan cat semprot. Namun baru-baru ini muncul sebuah karya seni grafiti terbaru yang sangat unik dan menarik yang terbuat dari lumut, karena grafiti ini tak seperti grafiti pada umumnya yang seringkali dikecam karena dianggap merusak, grafiti dari lumut ini justru disambut positif karena lebih ramah lingkungan.

 Berikut ini adalah tips pembuatan grafiti ramah lingkungan.

Bahan:
-3 cangkir lumut segar
-2 cangkir yogurt tawar
-2 cangkir air
-1/2 sendok teh gula

Cara membuat:
Blender semua bahan hingga halus. Kemudian pindahkan dalam kaleng atau ember. Setelah itu gunakan kuas untuk menggambar pola yang kamu inginkan di tembok.

Grafiti Ini Terbuat Dari Lumut

Grafiti Ini Terbuat Dari Lumut

Grafiti Ini Terbuat Dari Lumut

Grafiti Ini Terbuat Dari Lumut

Grafiti Ini Terbuat Dari Lumut

Grafiti Ini Terbuat Dari Lumut

Hanya dalam waktu beberapa hari lukisan dari lumutmu akan tumbuh membentuk pola warna hijau yang cantik seperti ini.
Grafiti Ini Terbuat Dari Lumut

Grafiti Ini Terbuat Dari Lumut

Grafiti Ini Terbuat Dari Lumut

Grafiti Ini Terbuat Dari Lumut

Jika kamu sudah bosan dengan lukisan yang kamu buat, kamu tinggal mengelupasnya dengan sekop. Agar lumut bisa benar-benar bersih, percikkan air jeruk di bekas moss grafiti yang kamu buat. 

 

Sumber: www.rajawow.com


1. REYMOND SANG GUJARAT

pada : 28 August 2015

"Nixe! Yang ini kudu dipraktekin banget!!! "


2. AniSwarA

pada : 28 August 2015

"Pengeen tembok rumahku digrafitiin kek gitu,,,"


3. Sandy

pada : 29 August 2015

"Waaah, saya mau coba! Makasih infonya"


4. Rezita

pada : 30 August 2015

"Sapa yg mau grafitiin hatiku yg kering ini"


5. Rodrigues

pada : 29 September 2015

"Very nice, green, and simple!"


6. Encep

pada : 30 September 2015

"Mau banget dah halaman sempit rumah ane di-ijo-in kayak gini"


7. Kuswo

pada : 01 October 2015

"Sangar"


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

test

    aktifkan javascript dan gunakan browser terbaru untuk tampilan optimal