Ibu

Pengarang: Kahlil Gibran


 

 

 

Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir – bibir manusia.
Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah.
Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa.

Ibu adalah segalanya. Ibu adalah penegas kita dilaka lara, impian kta dalam rengsa, rujukan kita di kala nista.
Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi. Siapa pun yang kehilangan ibinya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa
merestui dan memberkatinya.

Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu. Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.
Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.

Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan. Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya. Pepohonan
dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian.

Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud.
Penuh cinta dan kedamaian.

 


1. Siti

pada : 03 October 2015

"SIapakah orang pertama yang harus kita hormati dan kita sayangi? Ibu

Lalu siapakah yang kedua? Ibu

dan, yang ketiga? Ibu

Ibu sungguh mulia, sehingga jangan sampai kita sia-siakan. Melukai hatinya sedikit saja, sia-sialah amal ibadah dan kemuliaan duniawi yang kita dapatkan. "


2. Nugroho Rinadi Pamungkas

pada : 05 October 2015

"Luar biasa, terimakasih mbak Siti atas kunjungannya. Jangan dibawa baper ya, bapak juga harus disayangi kan, walaupun urutan yg keempat, hehe peace."


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

test

    aktifkan javascript dan gunakan browser terbaru untuk tampilan optimal